Penting Diketahui! 7 Jenis Vitamin untuk Ibu Menyusui

vitamin untuk ibu menyusui

Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral merupakan asupan yang wajib dipenuhi selama masa menyusui. Pasalnya, setiap nutrisi yang Ibu pilih bukan hanya berdampak pada kesehatan Ibu dan bayi, melainkan juga berpengaruh terhadap proses pemulihan Ibu pasca bersalin. Namun, vitamin adalah asupan yang paling penting untuk dikonsumsi selama Ibu menyusui. Karenanya, sangat penting bagi Ibu untuk mengetahui jenis-jenis vitamin untuk Ibu menyusui seperti berikut.

Jenis Vitamin untuk Ibu Menyusui

  • Vitamin A

Vitamin A berperan dalam kemampuan penglihatan yang meliputi kemampuan penglihatan di malam hari hingga mengidentifikasi jenis-jenis warna. Selain itu, vitamin A juga berfungsi untuk melawan radikal bebas. Vitamin A bisa diperoleh dari wortel, ubi jalar, brokoli, kangkung, hingga bayam.

  • Vitamin B1

Vitamin B1 merupakan vitamin untuk Ibu menyusui yang berfungsi untuk mendukung beberapa proses metabolisme tubuh dan pembentukan senyawa Adenosine Triphosphate (ATP), senyawa untuk sumber energi. Makanan yang mengandung vitamin B1 adalah bayam, ikan, telur, kedelai, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B2

Vitamin B2 adalah vitamin untuk Ibu menyusui yang banyak bekerja sebagai antioksidan bagi tubuh Ibu dan Bayi yang bisa meminimalisir atau mencegah terjadinya kerusakan sel-sel tubuh, sehingga bisa menjamin kesehatan sel di dalam tubuh bayi. Vitamin B2 bisa didapat dari konsumsi daging, susu, keju, sayuran hijau, jamur, ikan, dan almond.

  • Vitamin B3

Vitamin B3 adalah vitamin untuk Ibu menyusui yang berfungsi untuk menjaga sistem saraf agar tetap sehat. Niacin bekerja untuk membantu produksi hormon yang berkaitan dengan saraf, seperti kelenjar adrenal dan hormon yang berkaitan dengan stres. Niacin bisa diperoleh saat mengkonsumsi ayam kalkun dan ikan.

  • Vitamin B9

Vitamin B9 juga dikenal dengan kandungan asam folatnya yang tinggi. Kita ketahui bersama, asam folat adalah bentuk vitamin B kompleks yang sangat diperlukan dalam proses produksi DNA dan RNA, pembentukan sel darah merah, hingga pembentukan sel-sel pada otak. Vitamin ini bisa diperoleh dari buah bit, labu, biji-bijian, Okra, seledri, kembang kol, jagung, dan alpukat.

  • Vitamin B12
Baca Juga :  Inilah 5 Harga Alat Tes Kehamilan Terjangkau dan Cara Memakai Tespek

Berfungsi untuk membentuk protein baru sebagai pembentuk energi dalam tubuh. Vitamin B12 juga berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak di dalam tubuh bayi. Vitamin ini banyak terkandung dalam makanan protein tinggi, seperti salmon, tuna, daging sapi, kepiting, dan susu.

  • Vitamin C

Selain berfungsi untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C juga berfungsi untuk pembentukan kolagen, yaitu sebuah protein untuk membentuk pembuluh darah, kulit, dan rambut. Jambu biji, pepaya, nanas, dan stroberi, bisa dikonsumsi untuk mendapat asupan vitamin C

  • Vitamin D

Vitamin D alami diproduksi oleh kulit saat terkena sinar matahari. Vitamin D tersedia juga dalam tetes vitamin D untuk bayi, ikan-ikanan, kuning telur, hingga jamur. Vitamin ini berfungsi untuk mineralisasi tulang dan membuatnya mengeras melalui penyerapan kalsium dan magnesium.

  • Vitamin E

Vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan ini juga sangat baik untuk menjaga otot agar tetap sehat, sehingga bayi memiliki rentang pergerakkan yang optimal. Vitamin E bisa diperoleh dari almond, bayam, alpukat, brokoli, dan hazelnut.

  • Vitamin K

Vitamin K juga berfungsi untuk kesehatan tulang dan pembuluh darah. Makanan yang mengandung banyak vitamin K adalah kangkung, lobak, sawi, ikan tuna, hingga susu rendah lemak.

Vitamin ini bisa diserap dengan sempurna oleh bayi, jika cara menyusui Ibu dilakukan dengan benar.