Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut kelahiran buah hati tersayang. Kalau untuk pakaian dan barang-baran kebutuhan si kecil pasti sudah Anda siapkan jauh-jauh hari, ya. Lalu bagaimana dengan kamar untuknya? Hal-hal semacam ini pasti sudah dipikirkan dengan matang sejak masa kehamilan sehingga ketika melahirkan, si kecil sudah terpenuhi seluruh kebutuhannya. Tapi yang banyak dilupakan, bayi tak hanya membutuhkan fasilitas lengkap saja. Ada hal lebih penting yang harus Anda pikirkan yakni bagaimana supaya bisa menghasilkan ASI berkualitas dan mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Untuk yang satu ini, ada banyak persiapan yang bisa dilakukan misalnya banyak membaca mengenai cara menyusui, mengikuti kelas laktasi, sampai dengan mengonsumsi susu ibu menyusui. Ya, bukan hanya ibu hamil saja yang harus minum susu, saat sudah melahirkan pun ada susu ibu menyusui yang layak dikonsumsi karena bisa membantu meningkatkan kualitas dan produksi ASI. Namun untuk memilih susu ibu menyusui ini tak boleh dilakukan sembarangan. Yuk, simak beberapa panduannya berikut ini:

Pastikan tinggi kandungan kalsium

ASI yang baik adalah ASI yang mengandung tinggi kalsium. Seperti Anda tahu, kalsium ini sangat dibutuhkan untuk perkembangan tulang dan gigi bayi. Saat hamil, kadar kalsium dalam tubuh seorang ibu biasanya berkurang karena diambil oleh janin. Karena itu, saat menyusui seringkali kandungan kalsium di dalam ASI tidak cukup tinggi. Maka dari itu, pastikan untuk memilih susu ibu menyusui yang tinggi akan kandungan kalsium sehingga bisa memaksimalkan tumbuh kembang buah hati tersayang.

Cari susu dengan kandungan bahan alami

Tak semua ibu beruntung bisa menghasilkan ASI dalam jumlah besar. Banyak juga yang air susunya sama sekali tak keluar setelah melahirkan. Tapi jangan panik dulu, sebab Anda bisa mencoba melancarkan produksi ASI dengan mengonsumsi susu ibu menyusui yang mengandung bahan alami seperti ekstrak daun katuk atau kurma. Kedua bahan ini memang dikenal bisa membantu melancarkan produksi ASI. Umumnya susu dengan kandungan khusus semacam ini memang lebih mahal. Tapi hal tersebut tentu bukan masalah selama Anda bisa memenuhi kebutuhan ASI untuk si kecil.

Baca Juga :  Pilih Susu Ibu Hamil yang Bagus Jangan Sembarangan, Ini Tipsnya

Pastikan susu rendah lemak

Salah satu masalah terbesar yang sering dihadapi para ibu usai melahirkan adalah berat badan yang tak kunjung kembali ke angka normal. Hal ini biasanya diperparah dengan kebiasaan makan berlebih dengan alasan supaya ASI lebih banyak. Tak sedikit pula para ibu yang minum susu ibu menyusui dengan kandungan lemak tinggi. Lemak memang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi, namun sebenarnya Anda bisa mendapatkannya dari bahan alami yang dikonsumsi sehari-hari seperti telur dan daging. Jadi sebaiknya perbaiki pola makan untuk mendapatkan cukup lemak bagi si kecil dan pilih susu ibu menyusui dengan kandungan rendah lemak.

susu ibu menyusui

Cermati jenis susu yang dikonsumsi

Susu sapi memang menjadi pilihan terbaik untuk ibu menyusui karena kandungan vitamin dan mineralnya yang cukup lengkap. Tapi di sisi lain, ada bayi yang ternyata alergi terhadap susu sapi. Kalau si kecil mengalami hal ini, maka Anda harus mencari susu alternatif misalnya saja susu kambing atau susu kedelai. Saat ini sudah banyak sekali susu non sapi yang memang sengaja diciptakan untuk para ibu yang memiliki anak dengan alergi laktosa atau kandungan yang ada di dalam susu sapi.