Langkah yang Sebaiknya Anda Lakukan Saat Akan Memilih Merk Pil KB yang Bisa Melancarkan Haid

merk pil kb yang bisa melancarkan haid

Haid atau yang juga sering disebut dengan istilah datang bulan, merupakan keadaan perdarahan yang diakibatkan oleh luruhnya dinding rahim akibat sel telur yang tidak dibuahi. Normalnya, setiap wanita yang sudah matang organ reproduksinya akan mengalami haid dengan siklus yang berbeda-beda, antara 21 atau 28 hari. Namun, terkadang haid menjadi tidak lancar, bahkan berhenti total selama beberapa waktu. Meminum pil KB adalah salah satu solusi untuk mengatasi haid yang tidak lancar. Tak heran, bila banyak yang bertanya tentang merk pi KB yang bisa melancarkan haid.

Nah, bila Anda adalah salah satu orang yang saat ini tengah mencari solusi atas ketidaklancaran haid, menyimak informasi berikut mungkin akan memberi Anda pencerahan. Karena artikel ini tak hanya akan membahas tentang bagaimana cara memilih merk pil KB yang bisa melancarkan haid, tapi membahas mengenai seputar penyebab datang bulan yang tidak lancar. Maka dari itu, simak sampai habis, ya!

Mengapa Haid yang Lancar itu Penting

Sebelum membicarakan lebih jauh tentang bagaimana cara memilih merk pil KB yang bisa melancarkan haid, akan lebih baik bila Anda mengetahui mengapa haid Anda terganggu. Ketika haid tidak lancar, mungkin Anda tidak merasakan gejala lain yang menganggu, sehingga Anda merasa tak harus melakukan sesuatu. Padahal, haid yang lancar akan memberikan Anda kelebihan,salah satunya yaitu detoksifikasi alami tubuh.

Saat periode menstruasi tiba, tubuh tak hanya mengeluarkan darah kotor, tapi juga bakteri dan kelebihan zat besi. Sehingga resiko terkena penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan juga stroke dapat menurun. Proses detoksifikasi ini juga berimbas ke pikiran, sehingg jangan heran bila Anda akan merasakan pikiran yang lebih jernih dan mood yang lebih stabil.

Baca Juga :  Kombinasi Krim untuk Tumit Pecah Pada Ibu Hamil

Karena itu, saat mearasa datang bulan Anda tidak lancar, jangan abaikan hal tersebut dan menganggapnya hal yang sepele. Segera cari tahu mengapa hal itu bisa terjadi sehingga Anda bisa segera mendapat penanganan yang tepat.

Penyebab Datang Bulan Tidak Lancar

Ada berbagai macam penyebab dari haid tidak lancar. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Stres
  • Perubahan berat badan yang drastic.
  • Pengaruh obat-obatan
  • Penggunaan kontrasepsi
  • Adanya penyakit kronis
  • Terdapat masalah pada organ reproduksi
  • Ketidakseimbangan hormon

Itu tadi beberapa hal yang menyebabkan datang bulan tidak lancar. Perlu Anda ketahui, penggunaan pil KB sebagai solusi untuk melancarkan datang bulan hanya berlaku bila penyebab terganggunya haid karena ketidakseimbangan hormon. Oleh karena itu, aad abaiknya untuk tidak mehgambil kesimpulan sendiri saat menentukan penyebab haid tdak lancar. Cobalah konsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan Anda.

Cara Memilih Merk Pil KB yang Bisa Melancarkan Haid

Bila penyebab ketidaklancaran ahid Anda adalah karena ketidakseimbangan hormon, maka memilih pil KB kombinasi yang mengandung estrogen dan progesteron adalah langkah yang tepat. Pil KB jenis ini dapat membuat lapisan uterus menjadi lebih tipis, sehingga mestruasi bisa menjadi semakin lancar, masa datang bulan bisa lebih pendek, dan kram perut bisa dihindari. Hanya saja, efek obat ini dalam  melancarkan haid tidak bisa didapat dalam sekejap, terlebih bila Anda pernah menggunakan alat kontasepsi jenis lain. Paling tidak, Anda harus menggunakan pil KB jenis ini selama 3 bulan berturut-turut untuk agar bisa merasakan hasilnya.

Mulailah Menjalani Pola Hidup Sehat

Itu tadi hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih merk pil KB yang bisa melancarkan haid. Akan lebih baik lagi bila Anda tak hanya mengandalkan obat kimia untuk mengatasi masalah kewanitaan Anda. Mengingat beragamnya penyebab dari datang bulan yang tidak lancar, mulailah menjalani pola hidup sehat, seperti olahraga teratur, makan makanan yang bergizi, mengubah mindset menjadi lebih positif, dan jangan lupa untuk selalu melakukan medical check-up setidaknya sekali dalam setahun.

Baca Juga :  Bingung Pilih Susu Ibu Menyusui yang bisa memperbanyak ASI? Ini Tipsnya